Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika (TKI) di SMK tidak hanya berorientasi mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga berfokus pada Menggali Potensi kewirausahaan digital pada setiap siswanya. Dengan kurikulum yang mengintegrasikan penguasaan jaringan, hardware, dan keamanan siber, lulusan TKI diposisikan secara unik untuk menjadi konsultan IT mandiri, melayani kebutuhan teknologi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga skala perusahaan rintisan lokal. Kemampuan Menggali Potensi bisnis ini didukung oleh praktik intensif dan mata pelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) yang strategis.
Keterampilan teknis yang mendalam dari Konsentrasi Keahlian di TKI menjadi modal utama. Seorang lulusan TKI yang ahli di bidang jaringan dan keamanan siber memiliki peluang besar untuk membuka jasa instalasi jaringan kantor, pemeliharaan sistem komputer, atau bahkan menjadi penyedia solusi backup dan recovery data bagi UMKM. Kemampuan ini didukung oleh sertifikasi yang mereka peroleh, seperti sertifikasi Network Administrator Muda dari BNSP, yang secara profesional memvalidasi kompetensi mereka. Menggali Potensi pasar di sektor UMKM sangatlah besar, karena banyak bisnis kecil yang tidak memiliki staf IT internal tetapi membutuhkan dukungan teknis yang andal dan terjangkau.
Pembelajaran di SMK TKI secara aktif mendorong kemandirian bisnis. Siswa diwajibkan menyelesaikan proyek kewirausahaan di mana mereka harus merancang jasa atau produk IT, menghitung break-even point, dan membuat strategi pemasaran. Di salah satu SMK di Jawa Timur, pada semester ganjil tahun 2025, sekelompok siswa TKI berhasil mendirikan biro jasa IT mikro yang fokus pada perbaikan perangkat keras dan instalasi CCTV bagi rumah tangga dan toko kecil di wilayah sekitar. Usaha rintisan ini dipantau oleh guru pembimbing kewirausahaan, Ibu Laila Sari, dan tercatat menghasilkan pendapatan operasional rata-rata Rp 2.000.000 per bulan selama masa studi mereka.
Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga diarahkan untuk memperkuat aspek kewirausahaan. Daripada hanya magang di perusahaan besar, beberapa siswa diarahkan untuk magang di konsultan IT skala kecil, di mana mereka belajar langsung tentang manajemen klien, penetapan harga jasa, dan etika bisnis. Pengalaman ini sangat penting dalam Menggali Potensi mereka sebagai wirausahawan, memberi mereka kepercayaan diri untuk memulai usaha sendiri segera setelah lulus. Dengan kombinasi keahlian teknis TKI yang kokoh dan bekal bisnis yang praktis, lulusan SMK TKI menjadi agen perubahan yang siap menjadi penyedia solusi teknologi, bukan hanya sekadar pencari kerja, dan secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital lokal.