Listrik merupakan urat nadi bagi operasional sekolah modern, namun di balik fungsinya yang vital, terdapat risiko tersembunyi yang sering kali terabaikan: instalasi kabel yang tidak terawat. Di Sirojul Ummah, pihak sekolah telah mengambil inisiatif proaktif dengan melakukan pemantauan berkala terhadap setiap titik instalasi kabel di area kampus. Aksi pantau risiko kabel ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh jaringan kelistrikan berada dalam kondisi prima, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga dari bahaya kebakaran akibat arus pendek.
Banyak insiden kebakaran di gedung sekolah disebabkan oleh kabel yang sudah usang, terkelupas, atau beban listrik yang berlebihan pada satu titik stopkontak. Di sekolah ini, siswa jurusan teknik yang dibimbing oleh tenaga ahli secara rutin melakukan inspeksi visual dan pengukuran beban arus. Mereka menggunakan perangkat sederhana hingga canggih untuk mengidentifikasi bagian kabel mana yang mulai mengalami penurunan kualitas atau panas berlebih. Langkah sistematis ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sekolah terhadap keselamatan seluruh warga sekolah.
Program pemantauan ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan sebuah budaya disiplin yang ditanamkan sejak dini. Siswa diajarkan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan energi listrik memiliki potensi bahaya jika tidak dikelola dengan benar. Dengan terjun langsung dalam proses pemantauan, para siswa belajar memahami denah kelistrikan sekolah, mengerti batas daya, dan mengetahui langkah darurat yang harus diambil jika ditemukan kejanggalan. Pengalaman praktis ini jauh lebih berharga daripada hanya membaca teori di buku teks tentang instalasi listrik.
Selain itu, pihak sekolah juga mengganti instalasi kabel lama dengan material yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap panas dan api sesuai dengan standar nasional yang berlaku. Penggunaan pelindung kabel (konduit) yang rapi juga menjadi bagian dari upaya untuk meminimalisir risiko kerusakan fisik akibat gigitan tikus atau kelembapan. Hal ini membuktikan bahwa Sirojul Ummah tidak hanya melakukan perbaikan saat ada masalah, melainkan melakukan pencegahan sejak dini melalui manajemen risiko yang terukur.
Dampak positif dari program ini sangat terasa bagi kenyamanan warga sekolah. Dengan instalasi listrik yang tertata rapi dan dipantau secara rutin, risiko pemadaman listrik tiba-tiba akibat gangguan teknis dapat dikurangi secara drastis. Kegiatan belajar mengajar menjadi lebih lancar karena dukungan infrastruktur yang andal. Selain itu, guru dan staf administrasi merasa lebih tenang bekerja karena mereka tahu bahwa lingkungan di sekitar mereka telah dipastikan keamanannya oleh tim pemantau yang berkompeten.